Saturday, 25 May 2013 23:16 (GMT+7)

Terbitkan Obligasi, Rasio Utang Agung Podomoro Meningkat

BY Akmal Hidayat & Romana Celsa Dona

JAKARTA – Emiten properti, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), menerbitkan obligasi berkelanjutan tahap I sebesar Rp 1,2 triliun. Utang baru ini berpotensi meningkatkan debt to eqity/DER perseroan  menjadi 0,77…

23 May 2013 | Property

Emiten Rumah Sakit Sejahteraraya Lakukan Ekspansi Usaha

BY Aprillia Ika

Emiten Rumah Sakit Sejahteraraya Lakukan Ekspansi UsahaJAKARTA - Emiten perawatan rumah sakit dan kesehatan, PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ), berencana…

23 May 2013 | Property

Sahid Jaya Catat Kenaikan Pendapatan Usaha di Kuartal I

BY Akmal Hidayat

JAKARTA – Emiten properti dan perhotelan, PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID), mencatat kenaikan pendapatan usaha menjadi Rp 47…

22 May 2013 | Property

Pasar Properti Residensial Cenderung Stabil di Kuartal II

BY Aprillia Ika

JAKARTA - Permintaan dan penawaran properti residensial di 14 kota besar pada kuartal II 2013 diperkirakan stabil dibandingkan kuartal I…

22 May 2013 | Property

Antilope Madju Investasi Kembangkan Kawasan Puri Indah

BY Akmal Hidayat

JAKARTA - PT Antilope Madju Puri Indah (AMPI), pengembang properti di Kawasan Puri Indah, Jakarta Barat, berencana membangun 28 high…

21 May 2013 | Property

Sinar Mas Land Pasarkan Produk Komersial Baru

BY Aprillia Ika

JAKARTA - Sinar Mas Land Group, grup properti terintegrasi, melalui anak usaha PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), memasarkan bangunan…

21 May 2013 | Property

Lippo Cikarang dan Pengembang Jepang Bangun Apartemen

BY Akmal Hidayat

JAKARTA - Emiten properti, PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK), akan membangun apartemen sewa di kawasan Lippo Cikarang,  Bekasi, Jawa Barat,…

21 May 2013 | Property

Jasa Marga Targetkan 9 Proyek Tol Beroperasi 2014

BY Akmal Hidayat

JAKARTA – Emiten operator jalan tol, PT Jasa Marga Tbk (JSMR), menargetkan total sembilan proyek jalan tol yang sedang dikerjakan…

20 May 2013 | Property

Land Bank Bumi Serpong Damai Tertinggi dari Pesaing

BY Aprillia Ika, Corry Anestia, Romana Celsa Dona & M Syakur Usman

JAKARTA – Emiten properti, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), tercatat memiliki nilai aset tanah yang belum dikembangkan atau land…

20 May 2013 | Property

Proyek Tol Gempol-Pasuruan Mulai Kegiatan Konstruksi

BY Akmal Hidayat

SURABAYA - PT Trans Marga Jatim Pasuruan, pemilik dan pengelola proyek jalan tol Gempol-Pasuruan di Jawa Timur, mulai melakukan kegiatan…

20 May 2013 | Property

Tingkat Hunian Rusunawa PU Masih Rendah

17 May 2013 | Property

Metland Targetkan Pendapatan Tumbuh 25% pada 2014-2015

16 May 2013 | Property

Asosiasi Dukung Pembangunan Ruman Susun Dekat Stasiun Kereta

16 May 2013 | Property

Pasokan Rendah Dorong Kenaikan Harga Properti

15 May 2013 | Property

Pertumbuhan Harga Properti Mewah di Jakarta Tertinggi di Asia

15 May 2013 | Property

Target Pendapatan dan Laba Metropolitan Kentjana Naik 15%

14 May 2013 | Property

Pembangunan Tol Trans Sumatera Harus Dipercepat

14 May 2013 | Property

Kenaikan BBM Diestimasi Dorong Harga Rumah 5%-7%

14 May 2013 | Property

Pasar Properti Indonesia Belum Bubble

13 May 2013 | Property

Pemerintah Siapkan Regulasi Kemudahan Kredit Rumah bagi Pekerja Informal

13 May 2013 | Property

BOKS HL: Realisasi Penyaluran Kredit FLPP Capai 22.242 Unit

10 May 2013 | Property

Agung Podomoro Dorong Pendapatan Berulang dengan 8 Proyek Superblok

Kementerian PU Berhemat Belanja Modal Infrastruktur 7,8%

BY Akmal Hidayat

Kementerian PU Berhemat Belanja Modal Infrastruktur 7,8%SURABAYA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan penghematan belanja modal infrastruktur dengan memangkas anggaran belanja senilai Rp 6,1 triliun…

PT KAI Targetkan 1,2 Juta Penumpang di 2018

BY Akmal Hidayat

PT KAI Targetkan 1,2 Juta Penumpang di 2018JAKARTA- PT Kereta Api Indonesia (Persero), atau PT KAI, memproyeksikan dapat menampung jumlah penumpang kereta rel listrik (KRL)…

Perusahaan Konstruksi Targetkan Pendapatan Rp 1 Triliun

BY Akmal Hidayat

JAKARTA - PT Acset Indonusa Tbk (ACSET), perusahaan konstruksi, menargetkan pendapatan usaha tahun ini naik sebesar 49% menjadi Rp 1 triliun. Sementara laba bersih ditargetkan…

Good Week for ...

PT Bukit Asam Tbk (PTBA), emiten perambangan batubara,  diproyeksi tidak akan terpengaruh fluktuasi harga batubara karena produksi batubara perseroan telah kontrak dengan penyesuaian harga dilakukan setiap kuartal, semester, dan tahunan. Sejak 2012 hingga Amret 2013, Bukit Asam memiliki kontrak penjualan batubara jangka panjang mencapai 537,5 juta ton.

PT Asahimas Chemical, sister company dari PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG), akan menambah investasi US$ 300 juta-US$ 400 juta untuk ekspansi pabrik pengolahan bahan kimia hilir. Ekspansi tersebut rencananya direalisasikan akhir tahun ini di lokasi pabrik existing perseroan di Cilegon, Banten.

PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY), menargetkan pertumbuhan pendapatan usaha pada kurtal II 2013 secara tahunan lebih tinggi dibandingkan kuartal I. Hingga akhir tahun ini perseroan menargetkan total pendapatan usaha mencapai Rp 3,2 triliun. Pada kuartal I, perseroan membukukan pertumbuhan pendapatan secara tahunan sebesar 30% menjadi Rp 686 miliar.

Axiata Group Berhad, perusahaan telekomunikasi Malaysia, sedang mengevaluasi rencana pembelian PT Axis Telekom Indonesia, operator seluler Axis. Penawaran pembelian terhadap Axis ini dilakukan melalui PT XL Axiata Tbk (EXCL), anak usaha Axiata Group di Indonesia.


PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID), emiten properti, mencatatkan kenaikan pendapatan usaha menjadi Rp 47 miliar pada kuartal I 2013, naik 56,6% dibanding periode sama tahun lalu Rp 30 miliar. Kenaikan pendapatan sebagian besar didorong oleh peningkatan jumlah kamar dan tingkat hotel yang dimiliki perseroan. Laba bersih perseroan juga naik tipis dari Rp 2 miliar menjadi Rp 3 miliar.

PT Sarana Multigriya Finansial  (SMF), perusahaan pembiayaan perumahan, berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan II tahap III sebesar Rp 1,18 triliun pada semester II 2013. Dana pernbitan obligasi tersebut akan digunakan untuk merealisasikan target penyaluran pendanaan untuk pembiayaan perumahan senilai Rp 3,5 triliun.

Rencana PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) untuk meningkatkan kontribusi pendapatan dari sektor jasa keuangan mulai membuahkan hasil. Berdasarkan laporan keuangan, kontribusi pendapatan Bhakti dari sektor jasa keuangan meningkat jadi 7,75% pada kuartal I 2013 dibandingkan peridoe sama tahun lalu yang hanya 7%. Pendapatan sektor jasa keuangan hingga Maret 2013  tumbuh 38,7% menjadi Rp 201 miliar dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 145 miliar.

Bad Week for ...

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS), badan usaha milik negara di sektor distribusi dan transmisi gas, menyatakan pipa transmisi gas ruas Sumatera Selatan-Jawa yang berada di bawah laut mengalami kebocoran pada Selasa pagi. Lokasi kebocoran berada pada 23 meter di bawah laut pada jalur Labuhan Maringgai-Muara Bekasi, di sekitar Pulau Damar, Kepulauan Seribu. Perseroan telah melokalisai sekitar wilayah kebocoran untuk menghindari dampak yang membahayakan bagi keselamatan transportasi kelautan, nelayan, dan operasional penyaluran gas bumi.  

Freeport-McMoRan Copper and Gold Inc, induk usaha PT Freeport Indonesia, akan mengevaluasi seluruh operasi bawah tanah pada tambang Grasberg, Papua setelah runtuhnya fasilitas latihan di Big Gossan. Perseroan  bekerja sama dengan tim investigasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral akan menyelidiki runtuhnya fasilitas latihan tersebut.

Divestasi PT Bank Mutiara Tbk (BCIC) senilai Rp 6,7 triliun kembali gagal setelah Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyatakan tidak ada satupun calon investor yang memenuhi persyaratan administratif. LPS telah menutup pendaftaran divestasi Bank Mutiara bagi calon investor yang berminat pada 15 Mei 2013. Lembaga itu juga telah melakukan penilaian dan prakualifikasi terhadap berkas calon investor yang mendaftar.  Berdasarkan penilaian dan prakualifikasi, tidak terdapat calon investor yang memenuhi persyaratan administrative, sehingga proses penjualan saham Bank Mutiara dinyatakan selesai.

Kinerja saham emiten pelayaran yang tercatat di Bursa Efek Indonesia cenderung kurang mendpat apresiasi investor. Kinerja saham lima emiten palayaran dari 13 emiten di sektor tersebut, melemah sepanjang Januari-Mei 2013. Kelima saham yang emiten pelayaran yang  terkoreksi harganya adalah PT Pelayaran Tempuran Mas Tbk (TPMA) 23,32%, PT Rigs Tenders Indonesia Tbk (RIGS) terkoreksi 16,48%, PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) turun 16,96%, PT Pelayaran Nely Dwi Putri Tbk (NELY) turun 6,03%, dan PT Samudera Indonesia Tbk  (SMDR) turun 5,59%.

Our Latest Event

Economic Outlook 2013

Menjaga Pertumbuhan Pasar Modal dan Sektor Riil di Tengah Krisis Global
Hotel Dharmawangsa, Jakarta
19 Desember 2012

President Director PT Bakrie Telecom Tbk Anindya Bakrie yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia memaparkan perspektif pelaku usaha mengantisipasi dinamika ekonomi nasional dan global

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

President Director PT Bakrie Telecom Tbk Anindya Bakrie yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia memaparkan perspektif pelaku usaha mengantisipasi dinamika ekonomi nasional dan global
Taimur Baig, Director and Chief Economist Global Markets Research Deutsche Bank menjelaskan proyeksi makro ekonomi di tengah ancaman krisis Eropa dan Amerika Serikat

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Taimur Baig, Director and Chief Economist Global Markets Research Deutsche Bank menjelaskan proyeksi makro ekonomi di tengah ancaman krisis Eropa dan Amerika Serikat
Keynote Speaker Seminar, Ilham Akbar Habibie  menilai industri manufaktur Indonesia seharusnya menjadi pilar ketiga dari ekonomi untuk mengamankan  konsumsi domestik dan ekspor. Saat ini kekuatan industri manufaktur Indonesia berada di sektor tekstil, makanan, otomotif dan industri sepeda motor

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Keynote Speaker Seminar, Ilham Akbar Habibie menilai industri manufaktur Indonesia seharusnya menjadi pilar ketiga dari ekonomi untuk mengamankan konsumsi domestik dan ekspor. Saat ini kekuatan industri manufaktur Indonesia berada di sektor tekstil, makanan, otomotif dan industri sepeda motor
Para pembicara seminar (dari kiri ke kanan): Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia: Ito Warsito, Moderator: Kodrat Wibowo, Director and Chief Economist Global Markets Research Deutsche Bank: Taimur Baig, dan Presiden Direktur PT Bakrie Telecom Tbk yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Anindya Bakrie

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Para pembicara seminar (dari kiri ke kanan): Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia: Ito Warsito, Moderator: Kodrat Wibowo, Director and Chief Economist Global Markets Research Deutsche Bank: Taimur Baig, dan Presiden Direktur PT Bakrie Telecom Tbk yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Anindya Bakrie
Presiden Direktur PT Bakrie Telecom Tbk yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri, Anindya Bakrie menyatakan pertumbuhan 2013 harus dijaga dengan mempertahankan kondisi ekonomi dalam negeri yang terfokus pada upaya menjaga fundamental yang saat ini cukup baik

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Presiden Direktur PT Bakrie Telecom Tbk yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri, Anindya Bakrie menyatakan pertumbuhan 2013 harus dijaga dengan mempertahankan kondisi ekonomi dalam negeri yang terfokus pada upaya menjaga fundamental yang saat ini cukup baik
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia, Ito Warsito, menyatakan pasar modal domestik masih berpotensi mengalami pertumbuhan yang tinggi

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia, Ito Warsito, menyatakan pasar modal domestik masih berpotensi mengalami pertumbuhan yang tinggi
Ketua Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, Ilham Akbar Habibie yang bertindak sebagai keynote speaker seminar menjelaskan pandangannya mengenai peningkatan produktivitas dan nilai tambah produk nasional melalui inovasi dan teknologi

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Ketua Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, Ilham Akbar Habibie yang bertindak sebagai keynote speaker seminar menjelaskan pandangannya mengenai peningkatan produktivitas dan nilai tambah produk nasional melalui inovasi dan teknologi
Director and Chief Economist Global Markets Research Deutsche Bank Taimur Baig bersama para pembicara seminar lain mempertontonkan karikatur yang diterima panitia sebagai cenderamata acara

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Director and Chief Economist Global Markets Research Deutsche Bank Taimur Baig bersama para pembicara seminar lain mempertontonkan karikatur yang diterima panitia sebagai cenderamata acara
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia, Ito Warsito

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia, Ito Warsito
Ketua Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, Ilham Akbar Habibie

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Ketua Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, Ilham Akbar Habibie
X close
Loading
X close