Saturday, 25 May 2013 22:55 (GMT+7)

Kalbe Farma Tarik 3,9 Miliar Saham

BY Hadi Saksono

JAKARTA - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), emiten farmasi, berencana menarik seluruh saham yang telah dibeli kembali sebagai saham perbendaharaan (treasury stocks) sebanyak 3,9 miliar saham, menurut direksi perseroan. Penarikan…

17 May 2013 | Pharmaceutical

Kimia Farma Terbitkan Obligasi Kuartal III

BY Hadi Saksono

JAKARTA – PT Kimia Farma Tbk (KAEF), emiten farmasi milik negara, menargetkan penerbitan obligasi tahap I sebesar Rp 1 triliun…

14 May 2013 | Pharmaceutical

Indofarma Raih Kontrak E-Catalog Rp 1,6 Triliun

BY Ekarina

JAKARTA - PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF), emiten farmasi milik negara, meraih kontrak pengadaan obat generik dari program electronic catalog…

26 Apr 2013 | Pharmaceutical

Pelemahan Kurs Tekan Profitabilitas Kalbe Farma

BY Hadi Saksono

JAKARTA – PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), emiten farmasi, mencatat penurunan profitabilitas sepanjang kuartal I 2013 yang ditunjukkan oleh pelemahan…

12 Apr 2013 | Pharmaceutical

Indofarma Pasang Target Laba Tinggi

BY Ekarina

JAKARTA - PT Indofarma Tbk (INAF), emiten farmasi milik negara, menargetkan laba bersih pada tahun ini mencapai Rp 82,6 miliar,…

11 Apr 2013 | Pharmaceutical

Kimia Farma Alihkan Pabrik Baru untuk Efisiensi

BY Hadi Saksono

JAKARTA – PT Kimia Farma Tbk (KAEF), emiten farmasi milik negara, berencana mengalihkan lokasl pabrik baru farmasi yang akan dibangun…

05 Apr 2013 | Pharmaceutical

Perusahaan Malaysia Akuisisi Farmasi Lokal US$ 28 Juta

BY Andryanto Suwismo & Ekarina

JAKARTA - Perusahaan farmasi asal Malaysia, Pharmaniaga Bhd, mengakuisisi 100% saham perusahaan farmasi lokal, PT Errita Pharma, senilai US$ 28…

03 Apr 2013 | Pharmaceutical

Impor Bahan Baku Industri Naik 11%

BY Hadi Saksono

JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor bahan baku industri pada periode Januari-Februari 2013 sebesar US$ 23,65 miliar, naik…

01 Apr 2013 | Pharmaceutical

Laba Bersih Kimia Farma Tumbuh Tertinggi

BY Hadi Saksono & Romana Celsa Dona

JAKARTA – Pertumbuhan laba bersih PT Kimia Farma Tbk (KAEF) lebih tinggi dibandingkan dengan dua emiten farmasi lokal lainnya, yakni…

26 Mar 2013 | Pharmaceutical

Merger Dua BUMN Farmasi Sulit Terealisasi

BY Ekarina

JAKARTA – Proses merger dua emiten badan usaha milk negara (BUMN) farmasi, yakni PT Indofarma Tbk (INAF) dan PT Kimia…

26 Mar 2013 | Pharmaceutical

Merger Dua BUMN Farmasi Sulit Terealisasi

22 Mar 2013 | Pharmaceutical

Margin Kotor Darya-Varia Turun 133 Basis Poin

21 Mar 2013 | Pharmaceutical

Penurunan Margin Tekan Laba Bersih Merck

20 Mar 2013 | Pharmaceutical

Pemerintah Anggarkan Belanja Obat Rp 1,3 Triliun

19 Mar 2013 | Pharmaceutical

Margin Kotor Kimia Farma Naik, Indofarma Turun

11 Mar 2013 | Pharmaceutical

Pendapatan Kimia Farma Naik, Indofarma Turun

07 Mar 2013 | Pharmaceutical

Profitabilitas Dua Emiten Farmasi Turun di 2012

25 Feb 2013 | Pharmaceutical

Margin Usaha Emiten Farmasi Stagnan

14 Feb 2013 | Pharmaceutical

Dua Emiten Farmasi Berencana Akuisisi Tahun Ini

12 Feb 2013 | Pharmaceutical

Indofarma Jajaki Penerbitan MTN Lanjutan Rp 150 Miliar

08 Feb 2013 | Pharmaceutical

Alokasi Belanja Obat dan Vaksin Pemerintah Rp 1,3 Triliun

06 Feb 2013 | Pharmaceutical

Dua Emiten Farmasi Targetkan Laba Bersih Naik di Atas 15%

Kenaikan Penjualan Topang Laba Bersih TPS Food

BY Ekarina

JAKARTA - Laba bersih PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA), emiten makanan yang mendiversifikasi usaha ke segmen beras dan sawit, pada kuartal I 2013…

Sritex Cari Pendanaan Sebesar Rp 2,4 Triliun

BY Ekarina

JAKARTA - PT Sri Rejeki Isman (Sritex), perusahaan tekstil terpadu, membutuhkan dana Rp 2,4 triliun untuk mendanai anggaran belanja modal 2013-2014. Menurut direksi perusahaan, sebagian…

Fortune Lepas Anak Usaha pada Oktober-November

BY Nurmayanti

JAKARTA (IFT) -  PT Fortune Indonesia Tbk (FORU), emiten periklanan dan jasa kehumasan (public relations) akan melepas kepemilikan 50% saham anak usaha PT Fortune Travindo…

Good Week for ...

PT Bukit Asam Tbk (PTBA), emiten perambangan batubara,  diproyeksi tidak akan terpengaruh fluktuasi harga batubara karena produksi batubara perseroan telah kontrak dengan penyesuaian harga dilakukan setiap kuartal, semester, dan tahunan. Sejak 2012 hingga Amret 2013, Bukit Asam memiliki kontrak penjualan batubara jangka panjang mencapai 537,5 juta ton.

PT Asahimas Chemical, sister company dari PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG), akan menambah investasi US$ 300 juta-US$ 400 juta untuk ekspansi pabrik pengolahan bahan kimia hilir. Ekspansi tersebut rencananya direalisasikan akhir tahun ini di lokasi pabrik existing perseroan di Cilegon, Banten.

PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY), menargetkan pertumbuhan pendapatan usaha pada kurtal II 2013 secara tahunan lebih tinggi dibandingkan kuartal I. Hingga akhir tahun ini perseroan menargetkan total pendapatan usaha mencapai Rp 3,2 triliun. Pada kuartal I, perseroan membukukan pertumbuhan pendapatan secara tahunan sebesar 30% menjadi Rp 686 miliar.

Axiata Group Berhad, perusahaan telekomunikasi Malaysia, sedang mengevaluasi rencana pembelian PT Axis Telekom Indonesia, operator seluler Axis. Penawaran pembelian terhadap Axis ini dilakukan melalui PT XL Axiata Tbk (EXCL), anak usaha Axiata Group di Indonesia.


PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID), emiten properti, mencatatkan kenaikan pendapatan usaha menjadi Rp 47 miliar pada kuartal I 2013, naik 56,6% dibanding periode sama tahun lalu Rp 30 miliar. Kenaikan pendapatan sebagian besar didorong oleh peningkatan jumlah kamar dan tingkat hotel yang dimiliki perseroan. Laba bersih perseroan juga naik tipis dari Rp 2 miliar menjadi Rp 3 miliar.

PT Sarana Multigriya Finansial  (SMF), perusahaan pembiayaan perumahan, berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan II tahap III sebesar Rp 1,18 triliun pada semester II 2013. Dana pernbitan obligasi tersebut akan digunakan untuk merealisasikan target penyaluran pendanaan untuk pembiayaan perumahan senilai Rp 3,5 triliun.

Rencana PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) untuk meningkatkan kontribusi pendapatan dari sektor jasa keuangan mulai membuahkan hasil. Berdasarkan laporan keuangan, kontribusi pendapatan Bhakti dari sektor jasa keuangan meningkat jadi 7,75% pada kuartal I 2013 dibandingkan peridoe sama tahun lalu yang hanya 7%. Pendapatan sektor jasa keuangan hingga Maret 2013  tumbuh 38,7% menjadi Rp 201 miliar dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 145 miliar.

Bad Week for ...

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS), badan usaha milik negara di sektor distribusi dan transmisi gas, menyatakan pipa transmisi gas ruas Sumatera Selatan-Jawa yang berada di bawah laut mengalami kebocoran pada Selasa pagi. Lokasi kebocoran berada pada 23 meter di bawah laut pada jalur Labuhan Maringgai-Muara Bekasi, di sekitar Pulau Damar, Kepulauan Seribu. Perseroan telah melokalisai sekitar wilayah kebocoran untuk menghindari dampak yang membahayakan bagi keselamatan transportasi kelautan, nelayan, dan operasional penyaluran gas bumi.  

Freeport-McMoRan Copper and Gold Inc, induk usaha PT Freeport Indonesia, akan mengevaluasi seluruh operasi bawah tanah pada tambang Grasberg, Papua setelah runtuhnya fasilitas latihan di Big Gossan. Perseroan  bekerja sama dengan tim investigasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral akan menyelidiki runtuhnya fasilitas latihan tersebut.

Divestasi PT Bank Mutiara Tbk (BCIC) senilai Rp 6,7 triliun kembali gagal setelah Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyatakan tidak ada satupun calon investor yang memenuhi persyaratan administratif. LPS telah menutup pendaftaran divestasi Bank Mutiara bagi calon investor yang berminat pada 15 Mei 2013. Lembaga itu juga telah melakukan penilaian dan prakualifikasi terhadap berkas calon investor yang mendaftar.  Berdasarkan penilaian dan prakualifikasi, tidak terdapat calon investor yang memenuhi persyaratan administrative, sehingga proses penjualan saham Bank Mutiara dinyatakan selesai.

Kinerja saham emiten pelayaran yang tercatat di Bursa Efek Indonesia cenderung kurang mendpat apresiasi investor. Kinerja saham lima emiten palayaran dari 13 emiten di sektor tersebut, melemah sepanjang Januari-Mei 2013. Kelima saham yang emiten pelayaran yang  terkoreksi harganya adalah PT Pelayaran Tempuran Mas Tbk (TPMA) 23,32%, PT Rigs Tenders Indonesia Tbk (RIGS) terkoreksi 16,48%, PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) turun 16,96%, PT Pelayaran Nely Dwi Putri Tbk (NELY) turun 6,03%, dan PT Samudera Indonesia Tbk  (SMDR) turun 5,59%.

Our Latest Event

Economic Outlook 2013

Menjaga Pertumbuhan Pasar Modal dan Sektor Riil di Tengah Krisis Global
Hotel Dharmawangsa, Jakarta
19 Desember 2012

President Director PT Bakrie Telecom Tbk Anindya Bakrie yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia memaparkan perspektif pelaku usaha mengantisipasi dinamika ekonomi nasional dan global

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

President Director PT Bakrie Telecom Tbk Anindya Bakrie yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia memaparkan perspektif pelaku usaha mengantisipasi dinamika ekonomi nasional dan global
Taimur Baig, Director and Chief Economist Global Markets Research Deutsche Bank menjelaskan proyeksi makro ekonomi di tengah ancaman krisis Eropa dan Amerika Serikat

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Taimur Baig, Director and Chief Economist Global Markets Research Deutsche Bank menjelaskan proyeksi makro ekonomi di tengah ancaman krisis Eropa dan Amerika Serikat
Keynote Speaker Seminar, Ilham Akbar Habibie  menilai industri manufaktur Indonesia seharusnya menjadi pilar ketiga dari ekonomi untuk mengamankan  konsumsi domestik dan ekspor. Saat ini kekuatan industri manufaktur Indonesia berada di sektor tekstil, makanan, otomotif dan industri sepeda motor

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Keynote Speaker Seminar, Ilham Akbar Habibie menilai industri manufaktur Indonesia seharusnya menjadi pilar ketiga dari ekonomi untuk mengamankan konsumsi domestik dan ekspor. Saat ini kekuatan industri manufaktur Indonesia berada di sektor tekstil, makanan, otomotif dan industri sepeda motor
Para pembicara seminar (dari kiri ke kanan): Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia: Ito Warsito, Moderator: Kodrat Wibowo, Director and Chief Economist Global Markets Research Deutsche Bank: Taimur Baig, dan Presiden Direktur PT Bakrie Telecom Tbk yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Anindya Bakrie

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Para pembicara seminar (dari kiri ke kanan): Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia: Ito Warsito, Moderator: Kodrat Wibowo, Director and Chief Economist Global Markets Research Deutsche Bank: Taimur Baig, dan Presiden Direktur PT Bakrie Telecom Tbk yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Anindya Bakrie
Presiden Direktur PT Bakrie Telecom Tbk yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri, Anindya Bakrie menyatakan pertumbuhan 2013 harus dijaga dengan mempertahankan kondisi ekonomi dalam negeri yang terfokus pada upaya menjaga fundamental yang saat ini cukup baik

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Presiden Direktur PT Bakrie Telecom Tbk yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri, Anindya Bakrie menyatakan pertumbuhan 2013 harus dijaga dengan mempertahankan kondisi ekonomi dalam negeri yang terfokus pada upaya menjaga fundamental yang saat ini cukup baik
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia, Ito Warsito, menyatakan pasar modal domestik masih berpotensi mengalami pertumbuhan yang tinggi

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia, Ito Warsito, menyatakan pasar modal domestik masih berpotensi mengalami pertumbuhan yang tinggi
Ketua Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, Ilham Akbar Habibie yang bertindak sebagai keynote speaker seminar menjelaskan pandangannya mengenai peningkatan produktivitas dan nilai tambah produk nasional melalui inovasi dan teknologi

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Ketua Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, Ilham Akbar Habibie yang bertindak sebagai keynote speaker seminar menjelaskan pandangannya mengenai peningkatan produktivitas dan nilai tambah produk nasional melalui inovasi dan teknologi
Director and Chief Economist Global Markets Research Deutsche Bank Taimur Baig bersama para pembicara seminar lain mempertontonkan karikatur yang diterima panitia sebagai cenderamata acara

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Director and Chief Economist Global Markets Research Deutsche Bank Taimur Baig bersama para pembicara seminar lain mempertontonkan karikatur yang diterima panitia sebagai cenderamata acara
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia, Ito Warsito

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia, Ito Warsito
Ketua Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, Ilham Akbar Habibie

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Ketua Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, Ilham Akbar Habibie
X close
Loading
X close