Sunday, 26 May 2013 14:51 (GMT+7)

Belanja Modal Supreme Cable Stagnan, Voksel Naik

BY Ekarina

JAKARTA – PT Supreme Cable Manufacturing and Commerce Tbk (SCCO), emiten kabel, mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 55 miliar tahun ini, stagnan dibanding alokasi belanja modal tahun lalu. Sementara PT…

03 Apr 2013 | Electronics

Laba Bersih Dua Emiten Kabel Naik di Atas 30%

BY Ekarina

JAKARTA – Dua emiten kabel, PT Voksel Electric Tbk (VOKS) dan PT Supreme Cable Manufacturing and Commerce Tbk (SCCO) mencatat…

20 Feb 2013 | Electronics

Dua Emiten Kabel Ekspansi Produksi

BY Ekarina

JAKARTA - PT Voksel Electric Tbk (VOKS) dan PT KMI Wire and Cable Tbk (KBLI), dua emiten produsen kabel, berencana…

12 Feb 2013 | Electronics

15 Perusahaan Jepang Berminat Relokasi Tahun Ini

BY Ekarina

JAKARTA - Sekitar 15 perusahaan asal Jepang berencana melakukan relokasi dan ekspansi bisnis di Indonesia tahun ini, menurut Kementerian Perindustrian.…

04 Feb 2013 | Electronics

Supreme Cable Proyeksikan Pendapatan 2013 Stagnan

BY Ekarina

JAKARTA (IFT) - PT Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk (SCCO) atau Sucaco memproyeksikan pendapatan tahun ini sama dengan realisasi…

30 Jan 2013 | Electronics

Dua Emiten Kabel Alokasikan Belanja Modal untuk Beli Mesin

Kebutuhan kabel akan tetap tinggi seiring dengan pembangunan proyek kelistrikan pemerintah.

BY Ekarina

JAKARTA (IFT) – Dua emiten kabel, PT KMI Wire and Cable Tbk (KBLI) dan PT Voksel Electric Tbk (VOKS) mengalokasikan…

23 Jan 2013 | Electronics

Apple Siap Investasi US$ 3 Juta Tahun Ini

BY Dusep Malik

JAKARTA (IFT) - Pemerintah memastikan tahun ini perusahan teknologi dan smartphone asal Amerika Serikat, Apple Inc, akan berinvestasi di Indonesia.…

16 Jan 2013 | Electronics

Dua Emiten Kabel Targetkan Pendapatan Naik 12%-16%

BY Ekarina

JAKARTA (IFT) – Dua emiten kabel, PT  KMI Wire & Cable Tbk (KBLI) dan PT Voksel Electric Tbk (VOKS), menargetkan…

15 Jan 2013 | Electronics

Kenaikan Profitabilitas Topang Peningkatan ROE Emiten Kabel

BY Ekarina & Margareta Putri Utami

JAKARTA (IFT) - Lima emiten kabel dalam sembilan bulan pertama 2012 tercatat memberikan kenaikan tingkat imbal hasil kepada pemegang saham…

03 Jan 2013 | Electronics

Foxconn Beroperasi Tahun Ini

BY Alfian, Ekarina & Houtmand P Saragih

JAKARTA (IFT) – Pemerintah optimistis Foxconn Technology Co, perusahaan perangkat telekomunikasi asal Taiwan, akan mulai beroperasi di Indonesia tahun ini.…

18 Dec 2012 | Electronics

Foxconn Tunda Realisasi Investasi di Indonesia

29 Nov 2012 | Electronics

LG Optimistis Capai Target Penjualan Rp 20 Triliun

22 Nov 2012 | Electronics

Permintaan Kabel 2013 Diproyeksi Tumbuh 10%-20%

12 Nov 2012 | Electronics

Polytron Targetkan Pangsa Pasar Televisi 20%

07 Nov 2012 | Electronics

Jembo Cable Targetkan Kontribusi Penjualan Fiber Optik Naik Jadi 10%

06 Nov 2012 | Electronics

Laba Bersih KMI Wire Telah Capai 78% dari Target

30 Oct 2012 | Electronics

Realisasi Penjualan KMI Wire Capai 72,5%

23 Oct 2012 | Electronics

LG Targetkan Penjualan AC 800 Ribu Unit

02 Oct 2012 | Electronics

LG dan Panasonic Targetkan Penjualan AC Naik 20%

28 Sep 2012 | Electronics

Voksel Berpotensi Tekan Biaya Bahan Baku

27 Sep 2012 | Electronics

Panasonic Targetkan Pangsa Pasar Room AC 26%

18 Sep 2012 | Electronics

Produsen Lampu China Akan Investasi Bangun Pabrik Tahun Depan

Saratoga Fokus di Tiga Sektor Utama

BY Hadi Saksono

JAKARTA - PT Saratoga Investama Sedaya, perusahaan private equity, optimistis investasi di tiga segmen bisnis yakni produk dan jasa layanan consumer, infrastruktur, dan sumber daya…

Asahimas Chemical Tambah Investasi US$ 400 Juta

BY Ekarina

JAKARTA - PT Asahimas Chemical, sister company dari PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG), akan menambah investasi US$ 300 juta - US$ 400 juta untuk…

Pemerintah Pastikan Semen Baturaja IPO Juni

BY Andryanto Suwismo

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) PT Semen Baturaja akan terealisasi pada pekan kedua…

Good Week for ...

PT Bukit Asam Tbk (PTBA), emiten perambangan batubara,  diproyeksi tidak akan terpengaruh fluktuasi harga batubara karena produksi batubara perseroan telah kontrak dengan penyesuaian harga dilakukan setiap kuartal, semester, dan tahunan. Sejak 2012 hingga Amret 2013, Bukit Asam memiliki kontrak penjualan batubara jangka panjang mencapai 537,5 juta ton.

PT Asahimas Chemical, sister company dari PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG), akan menambah investasi US$ 300 juta-US$ 400 juta untuk ekspansi pabrik pengolahan bahan kimia hilir. Ekspansi tersebut rencananya direalisasikan akhir tahun ini di lokasi pabrik existing perseroan di Cilegon, Banten.

PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY), menargetkan pertumbuhan pendapatan usaha pada kurtal II 2013 secara tahunan lebih tinggi dibandingkan kuartal I. Hingga akhir tahun ini perseroan menargetkan total pendapatan usaha mencapai Rp 3,2 triliun. Pada kuartal I, perseroan membukukan pertumbuhan pendapatan secara tahunan sebesar 30% menjadi Rp 686 miliar.

Axiata Group Berhad, perusahaan telekomunikasi Malaysia, sedang mengevaluasi rencana pembelian PT Axis Telekom Indonesia, operator seluler Axis. Penawaran pembelian terhadap Axis ini dilakukan melalui PT XL Axiata Tbk (EXCL), anak usaha Axiata Group di Indonesia.


PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID), emiten properti, mencatatkan kenaikan pendapatan usaha menjadi Rp 47 miliar pada kuartal I 2013, naik 56,6% dibanding periode sama tahun lalu Rp 30 miliar. Kenaikan pendapatan sebagian besar didorong oleh peningkatan jumlah kamar dan tingkat hotel yang dimiliki perseroan. Laba bersih perseroan juga naik tipis dari Rp 2 miliar menjadi Rp 3 miliar.

PT Sarana Multigriya Finansial  (SMF), perusahaan pembiayaan perumahan, berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan II tahap III sebesar Rp 1,18 triliun pada semester II 2013. Dana pernbitan obligasi tersebut akan digunakan untuk merealisasikan target penyaluran pendanaan untuk pembiayaan perumahan senilai Rp 3,5 triliun.

Rencana PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) untuk meningkatkan kontribusi pendapatan dari sektor jasa keuangan mulai membuahkan hasil. Berdasarkan laporan keuangan, kontribusi pendapatan Bhakti dari sektor jasa keuangan meningkat jadi 7,75% pada kuartal I 2013 dibandingkan peridoe sama tahun lalu yang hanya 7%. Pendapatan sektor jasa keuangan hingga Maret 2013  tumbuh 38,7% menjadi Rp 201 miliar dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 145 miliar.

Bad Week for ...

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS), badan usaha milik negara di sektor distribusi dan transmisi gas, menyatakan pipa transmisi gas ruas Sumatera Selatan-Jawa yang berada di bawah laut mengalami kebocoran pada Selasa pagi. Lokasi kebocoran berada pada 23 meter di bawah laut pada jalur Labuhan Maringgai-Muara Bekasi, di sekitar Pulau Damar, Kepulauan Seribu. Perseroan telah melokalisai sekitar wilayah kebocoran untuk menghindari dampak yang membahayakan bagi keselamatan transportasi kelautan, nelayan, dan operasional penyaluran gas bumi.  

Freeport-McMoRan Copper and Gold Inc, induk usaha PT Freeport Indonesia, akan mengevaluasi seluruh operasi bawah tanah pada tambang Grasberg, Papua setelah runtuhnya fasilitas latihan di Big Gossan. Perseroan  bekerja sama dengan tim investigasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral akan menyelidiki runtuhnya fasilitas latihan tersebut.

Divestasi PT Bank Mutiara Tbk (BCIC) senilai Rp 6,7 triliun kembali gagal setelah Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyatakan tidak ada satupun calon investor yang memenuhi persyaratan administratif. LPS telah menutup pendaftaran divestasi Bank Mutiara bagi calon investor yang berminat pada 15 Mei 2013. Lembaga itu juga telah melakukan penilaian dan prakualifikasi terhadap berkas calon investor yang mendaftar.  Berdasarkan penilaian dan prakualifikasi, tidak terdapat calon investor yang memenuhi persyaratan administrative, sehingga proses penjualan saham Bank Mutiara dinyatakan selesai.

Kinerja saham emiten pelayaran yang tercatat di Bursa Efek Indonesia cenderung kurang mendpat apresiasi investor. Kinerja saham lima emiten palayaran dari 13 emiten di sektor tersebut, melemah sepanjang Januari-Mei 2013. Kelima saham yang emiten pelayaran yang  terkoreksi harganya adalah PT Pelayaran Tempuran Mas Tbk (TPMA) 23,32%, PT Rigs Tenders Indonesia Tbk (RIGS) terkoreksi 16,48%, PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) turun 16,96%, PT Pelayaran Nely Dwi Putri Tbk (NELY) turun 6,03%, dan PT Samudera Indonesia Tbk  (SMDR) turun 5,59%.

Our Latest Event

Economic Outlook 2013

Menjaga Pertumbuhan Pasar Modal dan Sektor Riil di Tengah Krisis Global
Hotel Dharmawangsa, Jakarta
19 Desember 2012

President Director PT Bakrie Telecom Tbk Anindya Bakrie yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia memaparkan perspektif pelaku usaha mengantisipasi dinamika ekonomi nasional dan global

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

President Director PT Bakrie Telecom Tbk Anindya Bakrie yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia memaparkan perspektif pelaku usaha mengantisipasi dinamika ekonomi nasional dan global
Taimur Baig, Director and Chief Economist Global Markets Research Deutsche Bank menjelaskan proyeksi makro ekonomi di tengah ancaman krisis Eropa dan Amerika Serikat

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Taimur Baig, Director and Chief Economist Global Markets Research Deutsche Bank menjelaskan proyeksi makro ekonomi di tengah ancaman krisis Eropa dan Amerika Serikat
Keynote Speaker Seminar, Ilham Akbar Habibie  menilai industri manufaktur Indonesia seharusnya menjadi pilar ketiga dari ekonomi untuk mengamankan  konsumsi domestik dan ekspor. Saat ini kekuatan industri manufaktur Indonesia berada di sektor tekstil, makanan, otomotif dan industri sepeda motor

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Keynote Speaker Seminar, Ilham Akbar Habibie menilai industri manufaktur Indonesia seharusnya menjadi pilar ketiga dari ekonomi untuk mengamankan konsumsi domestik dan ekspor. Saat ini kekuatan industri manufaktur Indonesia berada di sektor tekstil, makanan, otomotif dan industri sepeda motor
Para pembicara seminar (dari kiri ke kanan): Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia: Ito Warsito, Moderator: Kodrat Wibowo, Director and Chief Economist Global Markets Research Deutsche Bank: Taimur Baig, dan Presiden Direktur PT Bakrie Telecom Tbk yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Anindya Bakrie

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Para pembicara seminar (dari kiri ke kanan): Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia: Ito Warsito, Moderator: Kodrat Wibowo, Director and Chief Economist Global Markets Research Deutsche Bank: Taimur Baig, dan Presiden Direktur PT Bakrie Telecom Tbk yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Anindya Bakrie
Presiden Direktur PT Bakrie Telecom Tbk yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri, Anindya Bakrie menyatakan pertumbuhan 2013 harus dijaga dengan mempertahankan kondisi ekonomi dalam negeri yang terfokus pada upaya menjaga fundamental yang saat ini cukup baik

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Presiden Direktur PT Bakrie Telecom Tbk yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri, Anindya Bakrie menyatakan pertumbuhan 2013 harus dijaga dengan mempertahankan kondisi ekonomi dalam negeri yang terfokus pada upaya menjaga fundamental yang saat ini cukup baik
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia, Ito Warsito, menyatakan pasar modal domestik masih berpotensi mengalami pertumbuhan yang tinggi

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia, Ito Warsito, menyatakan pasar modal domestik masih berpotensi mengalami pertumbuhan yang tinggi
Ketua Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, Ilham Akbar Habibie yang bertindak sebagai keynote speaker seminar menjelaskan pandangannya mengenai peningkatan produktivitas dan nilai tambah produk nasional melalui inovasi dan teknologi

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Ketua Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, Ilham Akbar Habibie yang bertindak sebagai keynote speaker seminar menjelaskan pandangannya mengenai peningkatan produktivitas dan nilai tambah produk nasional melalui inovasi dan teknologi
Director and Chief Economist Global Markets Research Deutsche Bank Taimur Baig bersama para pembicara seminar lain mempertontonkan karikatur yang diterima panitia sebagai cenderamata acara

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Director and Chief Economist Global Markets Research Deutsche Bank Taimur Baig bersama para pembicara seminar lain mempertontonkan karikatur yang diterima panitia sebagai cenderamata acara
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia, Ito Warsito

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia, Ito Warsito
Ketua Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, Ilham Akbar Habibie

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Ketua Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, Ilham Akbar Habibie
X close
Loading
X close