Saturday, 25 May 2013 23:44 (GMT+7)

Pemerintah Pastikan Semen Baturaja IPO Juni

BY Andryanto Suwismo

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) PT Semen Baturaja akan terealisasi pada pekan kedua Juni 2013. Dahlan Iskan, Menteri…

24 May 2013 | Heavy Equipment

Belanja Modal Krakatau Steel Turun 46%

BY Ekarina

JAKARTA - Belanja modal PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), badan usaha milik negara (BUMN) produsen baja, pada 2013 turun 46%…

23 May 2013 | Heavy Equipment

Pertumbuhan Industri Bisa Terkoreksi

BY Ekarina

JAKARTA - Target pertumbuhan industri manufaktur nonmigas 2013 berpotensi terkoreksi dari 7,14% menjadi 6,5%, menurut Kementerian Perindustrian. Koreksi pertumbuhan tersebut…

15 May 2013 | Heavy Equipment

Semen Indonesia Bangun Pabrik di Myanmar Akhir 2013

BY Ekarina

JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), emiten produsen semen, menargetkan penentuan mitra lokal untuk ekspansi pabrik di Myanmar…

01 May 2013 | Heavy Equipment

Konsumsi Semen Kuartal II Diproyeksi Tumbuh Rendah

BY Ekarina

JAKARTA – Konsumsi semen nasional pada kuartal II 2013 diproyeksi tumbuh rendah dibanding kuartal sebelumnya. Asosiasi industri menyatakan, hal itu…

26 Apr 2013 | Heavy Equipment

Gunawan Dianjaya Beli Mesin US$ 22 Juta

BY Hadi Saksono

JAKARTA – PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST), emiten produsen baja, membeli peralatan produksi berupa mesin produksi baja canai panas…

24 Apr 2013 | Heavy Equipment

Kadin Dorong Pengusaha Tingkatkan Kontribusi Investasi PMDN

BY Ekarina

JAKARTA - Kadin Indonesia mendorong pengusaha nasional untuk meningkatkan laju pertumbuhan investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN). Natsir Mansyur, Wakil…

24 Apr 2013 | Heavy Equipment

Penjualan Alat Berat United Tractors Kuartal I Turun 45%

BY Brigida Ernestina E. Wea & Ekarina

JAKARTA - Penjualan alat berat PT United Tractors Tbk (UNTR) sepanjang kuartal I 2013 diperkirakan turun 45,6% menjadi sekitar 1.200…

10 Apr 2013 | Heavy Equipment

Profitabilitas Dua Emiten Baja Turun

BY Brigida Ernestina E. Wea & Ekarina

JAKARTA - Profitabilitas dua emiten baja, yakni PT Jaya Pari Steel Tbk (JPRS) dan PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST),…

08 Apr 2013 | Heavy Equipment

Laba Bersih Dua Emiten Alat Berat Turun

BY Ekarina

JAKARTA - Laba bersih dua emiten alat berat, PT Intraco Penta Tbk (INTA) dan PT Kobexindo Tracktors Tbk (KOBX) mengalami…

02 Apr 2013 | Heavy Equipment

Hoa Sen Group Targetkan Ekspor Naik 10%

26 Mar 2013 | Heavy Equipment

Penjualan Alat Berat United Tractors Turun 40%

25 Mar 2013 | Heavy Equipment

Saham Emiten Semen Masih Menjanjikan

20 Mar 2013 | Heavy Equipment

Krakatau Steel Catat Penurunan Dividend Payout Ratio

14 Mar 2013 | Heavy Equipment

ROE Tiga Emiten Baja Turun

06 Mar 2013 | Heavy Equipment

Executive Talk Pratjojo Dewo, Ketua Himpunan Alat Besar Indonesia (Hinabi): Strategi Bersaing Melawan Produk Impor

01 Mar 2013 | Heavy Equipment

Dua Pabrik Baja Baru Bisa Produksi Tahun Ini

20 Feb 2013 | Heavy Equipment

IPO Inalum Berpotensi Diminati Investor

18 Feb 2013 | Heavy Equipment

Biaya Produksi Industri Alat Berat Meningkat

11 Feb 2013 | Heavy Equipment

Produksi Alat Berat Kuartal I Diproyeksi Turun Signifikan

04 Feb 2013 | Heavy Equipment

Kendala Importasi Scrap Tekan Produksi Sektor Logam Dasar

01 Feb 2013 | Heavy Equipment

Pendapatan Penjualan dan Rental Alat Berat Hexindo Turun 5%

Belanja Modal Supreme Cable Stagnan, Voksel Naik

BY Ekarina

JAKARTA – PT Supreme Cable Manufacturing and Commerce Tbk (SCCO), emiten kabel, mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 55 miliar tahun ini, stagnan dibanding alokasi belanja…

Asahimas Chemical Tambah Investasi US$ 400 Juta

BY Ekarina

JAKARTA - PT Asahimas Chemical, sister company dari PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG), akan menambah investasi US$ 300 juta - US$ 400 juta untuk…

Saratoga Fokus di Tiga Sektor Utama

BY Hadi Saksono

JAKARTA - PT Saratoga Investama Sedaya, perusahaan private equity, optimistis investasi di tiga segmen bisnis yakni produk dan jasa layanan consumer, infrastruktur, dan sumber daya…

Good Week for ...

PT Bukit Asam Tbk (PTBA), emiten perambangan batubara,  diproyeksi tidak akan terpengaruh fluktuasi harga batubara karena produksi batubara perseroan telah kontrak dengan penyesuaian harga dilakukan setiap kuartal, semester, dan tahunan. Sejak 2012 hingga Amret 2013, Bukit Asam memiliki kontrak penjualan batubara jangka panjang mencapai 537,5 juta ton.

PT Asahimas Chemical, sister company dari PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG), akan menambah investasi US$ 300 juta-US$ 400 juta untuk ekspansi pabrik pengolahan bahan kimia hilir. Ekspansi tersebut rencananya direalisasikan akhir tahun ini di lokasi pabrik existing perseroan di Cilegon, Banten.

PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY), menargetkan pertumbuhan pendapatan usaha pada kurtal II 2013 secara tahunan lebih tinggi dibandingkan kuartal I. Hingga akhir tahun ini perseroan menargetkan total pendapatan usaha mencapai Rp 3,2 triliun. Pada kuartal I, perseroan membukukan pertumbuhan pendapatan secara tahunan sebesar 30% menjadi Rp 686 miliar.

Axiata Group Berhad, perusahaan telekomunikasi Malaysia, sedang mengevaluasi rencana pembelian PT Axis Telekom Indonesia, operator seluler Axis. Penawaran pembelian terhadap Axis ini dilakukan melalui PT XL Axiata Tbk (EXCL), anak usaha Axiata Group di Indonesia.


PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID), emiten properti, mencatatkan kenaikan pendapatan usaha menjadi Rp 47 miliar pada kuartal I 2013, naik 56,6% dibanding periode sama tahun lalu Rp 30 miliar. Kenaikan pendapatan sebagian besar didorong oleh peningkatan jumlah kamar dan tingkat hotel yang dimiliki perseroan. Laba bersih perseroan juga naik tipis dari Rp 2 miliar menjadi Rp 3 miliar.

PT Sarana Multigriya Finansial  (SMF), perusahaan pembiayaan perumahan, berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan II tahap III sebesar Rp 1,18 triliun pada semester II 2013. Dana pernbitan obligasi tersebut akan digunakan untuk merealisasikan target penyaluran pendanaan untuk pembiayaan perumahan senilai Rp 3,5 triliun.

Rencana PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) untuk meningkatkan kontribusi pendapatan dari sektor jasa keuangan mulai membuahkan hasil. Berdasarkan laporan keuangan, kontribusi pendapatan Bhakti dari sektor jasa keuangan meningkat jadi 7,75% pada kuartal I 2013 dibandingkan peridoe sama tahun lalu yang hanya 7%. Pendapatan sektor jasa keuangan hingga Maret 2013  tumbuh 38,7% menjadi Rp 201 miliar dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 145 miliar.

Bad Week for ...

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS), badan usaha milik negara di sektor distribusi dan transmisi gas, menyatakan pipa transmisi gas ruas Sumatera Selatan-Jawa yang berada di bawah laut mengalami kebocoran pada Selasa pagi. Lokasi kebocoran berada pada 23 meter di bawah laut pada jalur Labuhan Maringgai-Muara Bekasi, di sekitar Pulau Damar, Kepulauan Seribu. Perseroan telah melokalisai sekitar wilayah kebocoran untuk menghindari dampak yang membahayakan bagi keselamatan transportasi kelautan, nelayan, dan operasional penyaluran gas bumi.  

Freeport-McMoRan Copper and Gold Inc, induk usaha PT Freeport Indonesia, akan mengevaluasi seluruh operasi bawah tanah pada tambang Grasberg, Papua setelah runtuhnya fasilitas latihan di Big Gossan. Perseroan  bekerja sama dengan tim investigasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral akan menyelidiki runtuhnya fasilitas latihan tersebut.

Divestasi PT Bank Mutiara Tbk (BCIC) senilai Rp 6,7 triliun kembali gagal setelah Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyatakan tidak ada satupun calon investor yang memenuhi persyaratan administratif. LPS telah menutup pendaftaran divestasi Bank Mutiara bagi calon investor yang berminat pada 15 Mei 2013. Lembaga itu juga telah melakukan penilaian dan prakualifikasi terhadap berkas calon investor yang mendaftar.  Berdasarkan penilaian dan prakualifikasi, tidak terdapat calon investor yang memenuhi persyaratan administrative, sehingga proses penjualan saham Bank Mutiara dinyatakan selesai.

Kinerja saham emiten pelayaran yang tercatat di Bursa Efek Indonesia cenderung kurang mendpat apresiasi investor. Kinerja saham lima emiten palayaran dari 13 emiten di sektor tersebut, melemah sepanjang Januari-Mei 2013. Kelima saham yang emiten pelayaran yang  terkoreksi harganya adalah PT Pelayaran Tempuran Mas Tbk (TPMA) 23,32%, PT Rigs Tenders Indonesia Tbk (RIGS) terkoreksi 16,48%, PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) turun 16,96%, PT Pelayaran Nely Dwi Putri Tbk (NELY) turun 6,03%, dan PT Samudera Indonesia Tbk  (SMDR) turun 5,59%.

Our Latest Event

Economic Outlook 2013

Menjaga Pertumbuhan Pasar Modal dan Sektor Riil di Tengah Krisis Global
Hotel Dharmawangsa, Jakarta
19 Desember 2012

President Director PT Bakrie Telecom Tbk Anindya Bakrie yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia memaparkan perspektif pelaku usaha mengantisipasi dinamika ekonomi nasional dan global

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

President Director PT Bakrie Telecom Tbk Anindya Bakrie yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia memaparkan perspektif pelaku usaha mengantisipasi dinamika ekonomi nasional dan global
Taimur Baig, Director and Chief Economist Global Markets Research Deutsche Bank menjelaskan proyeksi makro ekonomi di tengah ancaman krisis Eropa dan Amerika Serikat

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Taimur Baig, Director and Chief Economist Global Markets Research Deutsche Bank menjelaskan proyeksi makro ekonomi di tengah ancaman krisis Eropa dan Amerika Serikat
Keynote Speaker Seminar, Ilham Akbar Habibie  menilai industri manufaktur Indonesia seharusnya menjadi pilar ketiga dari ekonomi untuk mengamankan  konsumsi domestik dan ekspor. Saat ini kekuatan industri manufaktur Indonesia berada di sektor tekstil, makanan, otomotif dan industri sepeda motor

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Keynote Speaker Seminar, Ilham Akbar Habibie menilai industri manufaktur Indonesia seharusnya menjadi pilar ketiga dari ekonomi untuk mengamankan konsumsi domestik dan ekspor. Saat ini kekuatan industri manufaktur Indonesia berada di sektor tekstil, makanan, otomotif dan industri sepeda motor
Para pembicara seminar (dari kiri ke kanan): Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia: Ito Warsito, Moderator: Kodrat Wibowo, Director and Chief Economist Global Markets Research Deutsche Bank: Taimur Baig, dan Presiden Direktur PT Bakrie Telecom Tbk yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Anindya Bakrie

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Para pembicara seminar (dari kiri ke kanan): Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia: Ito Warsito, Moderator: Kodrat Wibowo, Director and Chief Economist Global Markets Research Deutsche Bank: Taimur Baig, dan Presiden Direktur PT Bakrie Telecom Tbk yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Anindya Bakrie
Presiden Direktur PT Bakrie Telecom Tbk yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri, Anindya Bakrie menyatakan pertumbuhan 2013 harus dijaga dengan mempertahankan kondisi ekonomi dalam negeri yang terfokus pada upaya menjaga fundamental yang saat ini cukup baik

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Presiden Direktur PT Bakrie Telecom Tbk yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri, Anindya Bakrie menyatakan pertumbuhan 2013 harus dijaga dengan mempertahankan kondisi ekonomi dalam negeri yang terfokus pada upaya menjaga fundamental yang saat ini cukup baik
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia, Ito Warsito, menyatakan pasar modal domestik masih berpotensi mengalami pertumbuhan yang tinggi

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia, Ito Warsito, menyatakan pasar modal domestik masih berpotensi mengalami pertumbuhan yang tinggi
Ketua Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, Ilham Akbar Habibie yang bertindak sebagai keynote speaker seminar menjelaskan pandangannya mengenai peningkatan produktivitas dan nilai tambah produk nasional melalui inovasi dan teknologi

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Ketua Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, Ilham Akbar Habibie yang bertindak sebagai keynote speaker seminar menjelaskan pandangannya mengenai peningkatan produktivitas dan nilai tambah produk nasional melalui inovasi dan teknologi
Director and Chief Economist Global Markets Research Deutsche Bank Taimur Baig bersama para pembicara seminar lain mempertontonkan karikatur yang diterima panitia sebagai cenderamata acara

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Director and Chief Economist Global Markets Research Deutsche Bank Taimur Baig bersama para pembicara seminar lain mempertontonkan karikatur yang diterima panitia sebagai cenderamata acara
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia, Ito Warsito

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia, Ito Warsito
Ketua Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, Ilham Akbar Habibie

Photographer : Dinul Mubarok/Finance Today

Ketua Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, Ilham Akbar Habibie
X close
Loading
X close