Ekspansi Pabrik, Sritex Lepas 30% Saham ke Publik
JAKARTA - PT Sri Rejeki Isman (Sritex), perusahaan tekstil terpadu, berencana melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) dengan melepas…
JAKARTA - PT Semen Bosowa, produsen semen, memproyeksikan volume penjualan semen hingga akhir tahun ini stagnan dibandingkan tahun lalu. Erwin Aksa, Chief Executive Officer (CEO) Semen Bosowa, mengatakan stagnasi penjualan…
JAKARTA - PT Sri Rejeki Isman (Sritex), perusahaan tekstil terpadu, berencana melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) dengan melepas…
JAKARTA - Pangsa pasar PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), emiten produsen semen, pada kuartal I 2013 turun menjadi 30,6%…
JAKARTA - Volume penjualan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) sepanjang Januari- April 2013 tumbuh 19% dibanding periode yang sama…
JAKARTA - PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW), emiten kertas kemasan, berencana menerbitkan saham baru dengan opsi hak memesan efek…
JAKARTA - Pembangunan pabrik baja hasil joint venture antara PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) dan Pohang Iron & Steel Company…
JAKARTA - PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA), emiten keramik, memproyeksikan laba bersih semester I 2013 mencapai Rp 135,4 miliar, atau…
JAKARTA - Laba bersih PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) tumbuh tertinggi dibanding tiga emiten kertas lainnya, seperti…
JAKARTA - PT Lautan Luas Tbk (LTLS), emiten distributor dan produsen bahan kimia dasar, memproyeksikan pendapatan tahun ini turun 4,8%…
JAKARTA - Celanese Corporation, perusahaan bahan kimia asal Amerika siap merealisasikan investasi US$ 2 miliar-US$ 2,5 miliar untuk proyek pengolahan…
JAKARTA – PT Supreme Cable Manufacturing and Commerce Tbk (SCCO), emiten kabel, mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 55 miliar tahun ini, stagnan dibanding alokasi belanja…
JAKARTA - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menaikkan target penjualan tahun ini dari 165 ribu unit menjadi 173 ribu unit sejalan dengan penjualan produk improvement…
JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), emiten produsen semen, menargetkan penentuan mitra lokal untuk ekspansi pabrik di Myanmar bisa diputuskan pada semester II…
Good Week for ...PT Akasha Wira International Tbk (ADES), emiten dengan linis bisnis kosmetik dan air minum kemasan, mempertahankan kenaikan margin kotor dan margin usaha pada kuartal I 2013 secara tahunan. Margin kotor Akasha naik 0,70% menjadi 55,98% dan margin usaha naik 1% menjadi 17,47%. Kenaikan itu terjadi ketika emiten kosmetik lainnya, yaitu PT Mustika Ratu Tbk (MRAT), PT Mandom Indonesia Tbk (TCID), dan PT Martina Berto Tbk (MBTO) mengalami fluktuasi kinerja margin.
PT Garuda Indonesia (Perero) Tbk (GIAA), emiten penerbangan milik pemerintah, menargetkan penerbtian saham baru (rights issue) akan dilaksanakan pada semester II 2013. Target tersebut dengan asumsi kondisi pasar modal saat penerbitan saham dinilai positif. Opsi pencarian dana melalui rights issue sebagai satu dari tiga opsi pendanaan untuk memenuhi belanja modal tahun ini sebesar US$ 300 juta-US$ 400 juta.
PT Astra Daihatsu Motor menaikkan target penjualan tahun ini dari 165 ribu unit menjadi 173 ribu unit sejalan dengan penjualan produk improvement multi purpose vehicle (MPV) New Daihatsu Xenia. Manajemen perseroan menyatakan penjualan produk dengan pembaruan fitur keamanan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi persaingan.
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), emiten pakan ternah, menganggarkan dana belanja modal sebesar Rp 2 triliun tahun ini, naik 11% dibanding anggaran tahun lalu Rp 1,8 triliun. Belanja modal tahun ini difokuskan untuk ekspansi produksi di segmen peternakan ayam, pakan ternak, dan makanan olahan.
Seluruh produksi batubara milik PT Kideco Jaya Agung, anak usaha PT Indika Energy Tbk (INDY), tahun ini telah terkontrak. Direksi perseroan menyatakan, tahun ini produksi batubara Kideco ditargetkan mencapai 37 juta ton, 15,62% naik dibanding produksi tahun lalu 32 juta ton.
PT Mandiri Sekuritas, perusahaan sekuritas milik PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), membukukan nilai penjaminan emisi Rp 14,8 triliun pada periode Januari-April 2013. Nilai penjaminan emisi ini telah melampaui target sepanjang tahun ini sebesar Rp 11 triliun-Rp12 triliun.
PT Asuransi Ekspor Indonesia (ASEI), perusahaan asuransi ekspor milik pemerintah, mencatatkan laba bersih hingga April 2013 sebear Rp 70 miliar, 50% dari target sepanjang tahun ini Rp 140 miliar. Kenaikan laba bersih tersebut salah satunya ditopang oleh pertumbuhan pendapatan premi.
Bad Week for ...PT Trimegah Asset Management membukukan kenaikan pendapatan tahun lalu sebesar 42% menjadi Rp 86,15 miliar dari tahun sebelumnya Rp 60,64 miliar. Pendapatan Trimegah ini tidak mencapai target yang ditetapkan perusahaan sepanjang 2012 sebesar Rp 90 miliar.
PT Bank Mega Tbk (MEGA), emiten perbankan, mencatat penurunan laba bersih konsolidasi 60,67% pada kuartal I 2013 menjadi Rp 195,68 miliar dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 497,55 miliar didorong kenaikan biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) sebesar 18,83% menjadi Rp 463,98 miliar. Penurunan juga didorong oleh pendapatan bersih sebesar 23,76% menjadi Rp 706,69 miliar dari Rp 926,95 miliar pada kuartal I 2012.
PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) membukukan laba bersih sebsar Rp 3,89 miliar sepanjang Januari-Maret 2013, turun 88,92% dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp 35,12 miliar. Penurunan itu disebabkan kenaikan beban pokok perseroan menjadi Rp 209,58 miliar dari periode sama tahun lalu Rp 125,95 miliar kendati pendapatan pokok naik menjadi Rp 256,73 miliar dari Rp 166,16 miliar.
PT Pan Brothers Tbk (PBRX), emiten garmen, mencatatkan penurunan laba bersih 45,88% sepanjang kuartal I 2013 menjadi Rp 8,58 miliar dibanding periode sama tahun lalu Rp 15,74 miliar. Penurunan tersebut antara lain diakibatkan kenaikan beban pokok penjualan dan beban operasional perseroan yang lebih tinggi dibanding pertumbuhan penjualan. Beban pokok penjualan pada kuartal I 2013 naik 37,65% menjadi Rp 551,53 miliar, sementara penjualan tumbuh 35,58% menjadi Rp 619,59 miliar. Beban operasional perseroan tercatat sebesar Rp 51,74 miliar, naik 41,36% dibanding kuartal I 2012 Rp 36,6 miliar.
Menjaga Pertumbuhan Pasar Modal dan Sektor Riil di Tengah Krisis Global
Hotel Dharmawangsa, Jakarta
19 Desember 2012
Returning User Please log in now to indonesiafinancetoday.com. To get full access the digital edition, log in here.