BBM Dorong Biaya Produksi Industri Naik 1,2%
JAKARTA - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bisa mendorong biaya produksi sektor industri manufaktur naik rata-rata 1,2%. Meski…
JAKARTA – PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), emiten produsen kertas, tahun ini membangun pembangkit listrik (power plant) senilai US$ 100 juta, menurut direksi perseroan. Jika beroperasi, penggunaan power…
JAKARTA - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bisa mendorong biaya produksi sektor industri manufaktur naik rata-rata 1,2%. Meski…
JAKARTA - PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk (IPOL), emiten plastik dan kemasan fleksibel, menargetkan pendapatan tahun ini naik 5% menjadi…
JAKARTA - PT Astra International Tbk (ASII), emiten dengan nilai kapitalisasi pasar terbesar kedua di Bursa Efek Indonesia, menargetkan produksi…
JAKARTA – Dua emiten kabel, yakni PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) dan PT Voksel Electric Tbk (VOKS), tahun ini…
JAKARTA - PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA), emiten produsen ban, berecana mengalihkan tujuan ekspor ke sejumlah negara termasuk domestik.…
JAKARTA - Rusia Aluminium Company (Rusal), perusahaan asal Rusia, akan memulai feasibility study (FS) untuk melakukan investasi di Indonesia pada…
Cilegon - Realisasi pembangunan pabrik baja terpadu hasil kerjasama patungan antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) dan Pohang Iron…
JAKARTA - Tiga emiten keramik, yaitu PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO), PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA), dan PT Arwana…
JAKARTA - Program mobil murah dan ramah lingkungan (low cost and green car/LCGC) berpotensi menambah produksi kendaraan sebesar 300 ribu…
JAKARTA - PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), emiten distributor motor dan manufaktur minyak pelumas, menyiapkan dana Rp 220 miliar untuk membiayai akuisisi perusahaan penyewaan…
JAKARTA – PT Supreme Cable Manufacturing and Commerce Tbk (SCCO), emiten kabel, mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 55 miliar tahun ini, stagnan dibanding alokasi belanja…
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) PT Semen Baturaja akan terealisasi pada pekan kedua…
JAKARTA - PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA), emiten produsen keramik dan kaca, menganggarkan belanja modal (capital expanditure/capex) tahun ini sebesar Rp 475 miliar, tumbuh 35,7%…
Good Week for ...PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya meminta relaksasi agar pembatasan kegiatan usaha dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan. Menurut direksi perseroan, relaksasi ini dilakukan sesuai dengan permitnaan calon investor baru kepada Bumi Asi. Relaksasi ini menjadi salah satu syarat bagi investor untuk masuk menjadi pemegang saham perusahaan. Investor akan menyuntikkan dana jika OJK memberikan relaksasi.
Mitsubishi Corporation, perusahaan multibisnis asal Jepang, menjual sekitar 4,20 atau setara 158,389 juta saham yang dimiliki perusahaan di PT Sumber Alfaria Jaya Tbk (AMRT), emiten ritel barang konsumsi harian. Dari penjualan terebut, Mitsubishi meraih dana senilai Rp 713,70 miliar dengan harga penjualan per saham sebesar 39,38 yen.
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), emiten ritel dan distribusi, menggunakan anggaran belanja modal sebeasr Rp 300 miliar pada lima bulan pertama tahun ini, atau sekitar sepertiga dari total belanja modal yang dianggarkan tahun ini sebesar Rp 900 miliar. Menurut eksekutif perusahaan, sebagian besar dana tersebut telah terserap untuk menambah 106 gerai.
PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) dan PT Voksel Electric Tbk (VOKS), emiten kabel, tahun ini menaikkan anggaran belanja modal masing-masing 38,88 dan 25% menjadi Rp 25 miliar dan Rp 70 miliar. Kenaikan belanja modal untuk mendukung target pertumbuhan penjualan perseroan masing-masing sebesar 30,68% dan 16,2% menjadi Rp 1,61 triliun dan Rp 2,87 triliun.
PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO), emiten perkebunan kelapa sawit dan karet, mengalokasikan sebagian belanja modal untuk ekspansi pabrik guna meningkatkan volume penjualan. Eksekutif perseroan menyatakan, Sampoerna Agro akan berinvestasi sekitar Rp 100 miliar untuk ekspansi pabrik kelapa sawit di Kalimantan Barat.
PT Indosat Tbk (ISAT), emiten telekomunikasi, menyiapkan dua opsi pembiayaan untuk membayar utang jatuh tempo Agustus tahun ini yang mencapai Rp 2,7 triliun. Dua opsi tersebut adalah menggunakan dana kas internal dan pinjaman bank. Masing-masing opsi digunakan secara seimbang, baik kas internal maupun pinjaman beberapa bank. Perseroan enggan menyebutkan nama-nama bang yang dimaksud.
PT Asuransi Wahana Tata, perusahaan asuransi kerugian skala besar, menargetkan hingga akhir tahun porsi kendaraan bermotor akan meningkat jadi 38% dari sebelumnya sekitar 34 terhadap total pendapatan premi. Menurut direksi perusahaan, peningkatan porsi kendaraan bermotor untuk mengantisipasi berkurangnya kontribusi bisnsi properti.
Sejumlah perusahaan multifinance berencana menaikkan suku bunga penyaluran pembiayaan pascakenaikan BI Rat sebesar 25 basis poin menjadi 6. Menurut direksi multifinance, kenaikan suku bunga ini akan sangat bergantung pada kondisi suku bunga perbankan. Direksi perseroan menyatakan, kenaikan suku bunga penyaluran pembiayaan ini akan sangat bergantung pada cost of fund perusahaan dan kondisi pasar.
PT Permodalan Nasional Madani, perusahaan pembiayaan UMKM milik pemerintah, menawarkan premium kupon sebesar 229 basis poin hingga 329 basis poin. Premium kupon ini didasarkan pada obligasi pemerintah yang memiliki jangka waktu sama. Perseroan menawarkan kupon obligasi sebesar 8,25%-9,25 untuk obligasi senilai Rp 1 triliun berjangka waktu setahun. .
Bad Week for ...Profitabilitas delapan emiten batubara berpotensi tergerus akibat kenaikan beban royalti pada tahun depan. Peraturan pemeritnah terkait kenaikan royalti akan semakin tidak menguntungkan emiten batubara. Selain harus menghadapi tingginya royalti atas kepemilikan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B), emiten juga harus membayar royalti yang lebih tinggi atas kepemilikan Izin Usaha Pertambangan (IUP). Delapan emiten batubara berpotensi tergerus profitabilitasnya dengan kisaran 3%-31% adalah PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Resource Alam Indonesia (KKGI), PT Toba Bara Sejahtera Tbk (TOBA), PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN).
Returning User Please log in now to indonesiafinancetoday.com. To get full access the digital edition, log in here.