Thursday, 20 June 2013 14:39 (GMT+7)

Tjiwi Kimia Bangun Pembangkit Listrik US$ 100 Juta

BY Hadi Saksono

JAKARTA – PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), emiten produsen kertas, tahun ini membangun pembangkit listrik (power plant) senilai US$ 100 juta, menurut direksi perseroan. Jika beroperasi, penggunaan power…

20 Jun 2013 | Heavy Equipment

BBM Dorong Biaya Produksi Industri Naik 1,2%

BY Ekarina

JAKARTA - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bisa mendorong biaya produksi sektor industri manufaktur naik rata-rata 1,2%. Meski…

20 Jun 2013 | Paper & Chemical

Indopoly Targetkan Pendapatan US$ 238 Juta

BY Ekarina

JAKARTA - PT Indopoly Swakarsa Industry  Tbk (IPOL), emiten plastik dan kemasan fleksibel, menargetkan pendapatan tahun ini naik 5% menjadi…

20 Jun 2013 | Automotive

Astra Targetkan Produksi Mobil LCGC 30 Ribu Unit

BY Andryanto Suwismo, Brigida Ernestina E. Wea & Ekarina

JAKARTA - PT Astra International Tbk (ASII), emiten dengan nilai kapitalisasi pasar terbesar kedua di Bursa Efek Indonesia, menargetkan produksi…

19 Jun 2013 | Electronics

Emiten Kabel Naikkan Belanja Modal di Atas 20%

BY Hadi Saksono

JAKARTA – Dua emiten kabel, yakni PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) dan PT Voksel Electric Tbk (VOKS), tahun ini…

14 Jun 2013 | Automotive

Multistrada Alihkan Tujuan Ekspor

BY Brigida Ernestina E. Wea & Ekarina

JAKARTA - PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA), emiten produsen ban, berecana mengalihkan tujuan ekspor ke sejumlah negara termasuk domestik.…

12 Jun 2013 | Heavy Equipment

Rusal Mulai Feasibility Study Investasi US$ 2 Miliar

BY Ekarina

JAKARTA - Rusia Aluminium Company (Rusal), perusahaan asal Rusia, akan memulai feasibility study (FS) untuk melakukan investasi di Indonesia pada…

12 Jun 2013 | Paper & Chemical

Pabrik KS-Posco Beroperasi Akhir 2013

BY Ekarina

Cilegon - Realisasi pembangunan pabrik baja terpadu hasil kerjasama patungan antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) dan Pohang Iron…

11 Jun 2013 | Paper & Chemical

Tiga Emiten Keramik Naikkan Harga Jual

BY Ekarina

JAKARTA - Tiga emiten keramik, yaitu PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO), PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA), dan PT Arwana…

11 Jun 2013 | Automotive

Program LCGC Tambah Produksi Mobil 300 Ribu Unit

BY Ekarina

JAKARTA - Program mobil murah dan ramah lingkungan (low cost and green car/LCGC) berpotensi menambah produksi kendaraan sebesar 300 ribu…

11 Jun 2013 | Paper & Chemical

Semen Indonesia-KS Bentuk Usaha Patungan Rp 300 Miliar

10 Jun 2013 | Paper & Chemical

Belanja Modal Yanaprima Turun 33%

10 Jun 2013 | Paper & Chemical

Ferrostaal Investasi Petrokimia di Papua US$ 1,89 Miliar

10 Jun 2013 | Automotive

Belanja Modal Mitra Pinasthika Rp 1,2 Triliun

07 Jun 2013 | Automotive

Mobil Murah Peroleh Insentif Pengurangan PPnBM

07 Jun 2013 | Automotive

Saratoga Tambah Saham di Mitra Pinasthika

05 Jun 2013 | Paper & Chemical

Berlina Berencana Akuisisi Mayoritas Saham Quantex

04 Jun 2013 | Heavy Equipment

Semen Indonesia Ekspansi Rp 2 Triliun ke Papua

04 Jun 2013 | Heavy Equipment

IPO Semen Baturaja Tidak Libatkan Pemda

04 Jun 2013 | Paper & Chemical

Mulia Industrind​o Menaikkan Harga Jual 8%

31 May 2013 | Paper & Chemical

Kenaikan Harga Jual Dorong Profitabilitas Emiten Semen

30 May 2013 | Automotive

Profitabilitas Goodyear Tumbuh Tertinggi

MPM Siapkan Rp 220 Miliar untuk Akuisisi

BY Ekarina

JAKARTA - PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), emiten distributor motor dan manufaktur minyak pelumas, menyiapkan dana Rp 220 miliar untuk membiayai akuisisi perusahaan penyewaan…

Belanja Modal Supreme Cable Stagnan, Voksel Naik

BY Ekarina

JAKARTA – PT Supreme Cable Manufacturing and Commerce Tbk (SCCO), emiten kabel, mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 55 miliar tahun ini, stagnan dibanding alokasi belanja…

Pemerintah Pastikan Semen Baturaja IPO Juni

BY Andryanto Suwismo

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) PT Semen Baturaja akan terealisasi pada pekan kedua…

Belanja Modal Mulia Industrindo Rp 475 Miliar

BY Ekarina

JAKARTA - PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA), emiten produsen keramik dan kaca, menganggarkan belanja modal (capital expanditure/capex) tahun ini sebesar Rp 475 miliar, tumbuh 35,7%…

Good Week for ...

PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya meminta relaksasi agar pembatasan kegiatan usaha dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan. Menurut direksi perseroan, relaksasi ini dilakukan sesuai dengan permitnaan calon investor baru kepada Bumi Asi. Relaksasi ini menjadi salah satu syarat bagi investor untuk masuk menjadi pemegang saham perusahaan. Investor akan menyuntikkan dana jika OJK memberikan relaksasi.

Mitsubishi Corporation, perusahaan multibisnis asal Jepang, menjual sekitar 4,20 atau setara 158,389 juta saham yang dimiliki perusahaan di PT Sumber Alfaria Jaya Tbk (AMRT), emiten ritel barang konsumsi harian. Dari penjualan terebut, Mitsubishi meraih dana senilai Rp 713,70 miliar dengan harga penjualan per saham sebesar 39,38 yen.

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), emiten ritel dan distribusi, menggunakan anggaran belanja modal sebeasr Rp 300 miliar pada lima bulan pertama tahun ini, atau sekitar sepertiga dari total belanja modal yang dianggarkan tahun ini sebesar Rp 900 miliar. Menurut eksekutif perusahaan, sebagian besar dana tersebut telah terserap untuk menambah 106 gerai.

PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) dan PT Voksel Electric Tbk (VOKS), emiten kabel, tahun ini menaikkan anggaran belanja modal masing-masing 38,88 dan 25% menjadi Rp 25 miliar dan Rp 70 miliar. Kenaikan belanja modal untuk mendukung target pertumbuhan penjualan perseroan masing-masing sebesar 30,68% dan 16,2% menjadi Rp 1,61 triliun dan Rp 2,87 triliun.

PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO), emiten perkebunan kelapa sawit dan karet, mengalokasikan sebagian belanja modal untuk ekspansi pabrik guna meningkatkan volume penjualan. Eksekutif perseroan menyatakan, Sampoerna Agro akan berinvestasi sekitar Rp 100 miliar untuk ekspansi pabrik kelapa sawit di Kalimantan Barat.

PT Indosat Tbk (ISAT), emiten telekomunikasi, menyiapkan dua opsi pembiayaan untuk membayar utang jatuh tempo Agustus tahun ini yang mencapai Rp 2,7 triliun. Dua opsi tersebut adalah menggunakan dana kas internal dan pinjaman bank. Masing-masing opsi digunakan secara seimbang, baik kas internal maupun pinjaman beberapa bank. Perseroan enggan menyebutkan nama-nama bang yang dimaksud.  

PT Asuransi Wahana Tata, perusahaan asuransi kerugian skala besar, menargetkan hingga akhir tahun porsi kendaraan bermotor akan meningkat jadi 38% dari sebelumnya sekitar 34 terhadap total pendapatan premi. Menurut direksi perusahaan, peningkatan porsi kendaraan bermotor untuk mengantisipasi berkurangnya kontribusi bisnsi properti.

Sejumlah perusahaan multifinance berencana menaikkan suku bunga penyaluran pembiayaan pascakenaikan BI Rat sebesar 25 basis poin menjadi 6. Menurut direksi multifinance, kenaikan suku bunga ini akan sangat bergantung pada kondisi suku bunga perbankan. Direksi perseroan menyatakan, kenaikan suku bunga penyaluran pembiayaan ini akan sangat bergantung pada cost of fund perusahaan dan  kondisi pasar.

PT Permodalan Nasional Madani, perusahaan pembiayaan UMKM milik pemerintah, menawarkan premium kupon sebesar 229 basis poin hingga 329 basis poin. Premium kupon ini didasarkan pada obligasi pemerintah yang memiliki jangka waktu sama. Perseroan menawarkan kupon obligasi sebesar 8,25%-9,25 untuk obligasi  senilai Rp 1 triliun berjangka waktu setahun. .

Bad Week for ...

Profitabilitas delapan emiten batubara berpotensi tergerus akibat kenaikan beban royalti pada tahun depan. Peraturan pemeritnah terkait kenaikan royalti akan semakin tidak menguntungkan emiten batubara. Selain harus menghadapi tingginya royalti atas kepemilikan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan  Batubara (PKP2B), emiten juga harus membayar royalti yang lebih tinggi atas kepemilikan Izin Usaha Pertambangan (IUP). Delapan emiten batubara berpotensi tergerus profitabilitasnya dengan kisaran 3%-31% adalah PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Resource Alam Indonesia (KKGI), PT Toba Bara Sejahtera Tbk (TOBA), PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN).

X close
Loading
X close