Telecommunication
Monday, 06 02 2012
More in Telecommunication
PT Bakrie Telecom menargetkan layanan selulernya dipasarkan pada kuartal II tahun ini. (IFT/DINUL MUBAROK)
JAKARTA (IFT) - PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) belum memperoleh sertifikasi uji laik operasi (ULO) untuk layanan seluler, sebab pemerintah masih mempelajari rekomendasi tim ULO yang memeriksa komitmen-komitmen perusahaan. Sertifikasi ULO bagi Bakrie Telecom ini akan diketahui dalam pekan ini.
Saat mendapat izin prinsip layanan seluler pada April 2011, Bakrie Telecom berkomitmen membangun 200 base transceiver station (BTS) dalam kurun waktu lima tahun. Rinciannya, pada tahun pertama perusahaan akan membangun 40 BTS, tahun kedua 52 BTS, tahun ketiga 33 BTS, tahun keempat 44 BTS, dan tahun kelima 31 BTS.
To continue reading please subscribe or sign in